Mahasiswa Kebidanan Umsida Deteksi Tumbuh Kembang Anak di TK ABA 1 Candi

kebidanan.umsida.ac.id – Sebanyak 23 mahasiswa semester 5 Program Studi S1 Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan dan Psikologi (FIKP) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) mengikuti kegiatan pemeriksaan tumbuh kembang anak di TK ABA 1 Candi, Sidoarjo, Senin (2/11/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari pembelajaran luar kelas atau field trip pada mata kuliah Asuhan  Kebidanan pada Balita dan Anak Prasekolah.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa memperoleh kesempatan menerapkan pengetahuan dan keterampilan dalam mendeteksi dini penyimpangan tumbuh kembang anak secara langsung.

Setiap mahasiswa bertanggung jawab melakukan pemeriksaan terhadap satu anak Kelompok Bermain (KB) di TK ABA 1 Candi.

Pemeriksaan meliputi pengukuran berat badan (BB), tinggi badan (TB), penilaian perkembangan menggunakan Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP), Tes Daya Dengar (TDD), serta Tes Daya Lihat (TDL).

Terapkan Pembelajaran Langsung Melalui Case Based Learning

Dosen pengampu mata kuliah Asuhan Kebidanan pada Balita dan Anak Prasekolah, Hesty Widowati, S.Keb., Bd., M.Keb., menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam melakukan pemeriksaan tumbuh kembang anak.

“Deteksi dini penyimpangan tumbuh kembang sangat perlu dilakukan untuk mengetahui sejak awal adanya penyimpangan pada balita, termasuk menindaklanjuti setiap keluhan orang tua terhadap masalah tumbuh kembang anaknya,” jelasnya.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi penerapan metode pembelajaran Case Based Learning (CBL), yakni pembelajaran berbasis kasus yang memungkinkan mahasiswa menghadapi kondisi nyata di lapangan.

Selain meningkatkan keterampilan praktik, hasil pemeriksaan menjadi salah satu komponen penilaian akhir praktikum mahasiswa.

Kegiatan ini sekaligus merupakan implementasi kerja sama antara Umsida dan TK ABA 1 Candi dalam bidang pendidikan.

Hesty turut berperan dalam memfasilitasi perizinan kepada kepala sekolah serta mendampingi mahasiswa selama proses pemeriksaan berlangsung.

Melalui pendampingan tersebut, mahasiswa diharapkan mampu menerapkan prosedur pemeriksaan sesuai standar sekaligus membangun kemampuan berinteraksi dengan anak usia dini.

Mahasiswa Lakukan Pemeriksaan Tumbuh Kembang Sesuai Standar

Kegiatan pemeriksaan dimulai pukul 08.00 WIB dan dilaksanakan secara bersama-sama di aula TK ABA 1 Candi.

Sebelum pemeriksaan berlangsung, mahasiswa terlebih dahulu mempersiapkan berbagai perlengkapan, mulai dari formulir pemeriksaan, alat pengukur berat dan tinggi badan, hingga alat permainan edukatif sesuai usia anak.

Peralatan yang digunakan mengacu pada pedoman Stimulasi, Deteksi, dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang (SDIDTK).

Setiap mahasiswa kemudian melakukan pemeriksaan terhadap anak yang telah ditentukan sebelumnya.

Pemeriksaan tidak hanya berfokus pada pertumbuhan fisik, tetapi juga mencakup perkembangan anak berdasarkan tahapan usianya.

Setelah seluruh tahapan selesai, mahasiswa diwajibkan menyusun laporan hasil pemeriksaan dalam format PDF.

Laporan tersebut dilengkapi dokumentasi foto bersama anak yang diperiksa, kemudian diunggah melalui e-learning mata kuliah sebagai bukti pelaksanaan praktikum.

“Mahasiswa dapat memperoleh pengalaman melakukan pemeriksaan pada balita secara langsung,” ungkap Hesty.

Pengalaman tersebut menjadi bekal penting bagi mahasiswa kebidanan untuk mengembangkan ketelitian, keterampilan pemeriksaan, serta kemampuan menghadapi anak dalam pelayanan kesehatan.

Temukan Perkembangan Meragukan, Pemeriksaan Ulang Akan Dilakukan

Berdasarkan hasil pemeriksaan, sebagian besar anak menunjukkan perkembangan normal sesuai tahapan usianya.

Namun, terdapat beberapa anak dengan hasil skrining perkembangan yang masuk kategori meragukan sehingga memerlukan perhatian dan stimulasi lebih lanjut.

“Sebagian besar perkembangan anak normal sesuai usia. Namun, beberapa siswa diindikasikan memiliki perkembangan yang meragukan sehingga perlu stimulasi lebih intensif dan dilakukan pemeriksaan ulang dua minggu kemudian oleh guru,” terang Hesty.

Temuan tersebut menunjukkan pentingnya pemeriksaan tumbuh kembang secara berkala agar potensi keterlambatan perkembangan dapat diketahui lebih awal.

Hesty berharap kegiatan serupa terus dilaksanakan sebagai bagian dari penguatan pembelajaran praktik mahasiswa kebidanan.

“Kegiatan ini akan rutin dilakukan setiap tahun karena merupakan rangkaian pembelajaran mahasiswa kebidanan pada semester ganjil,” pungkasnya.

Melalui kegiatan ini, Prodi S1 Kebidanan FIKP Umsida berupaya mengintegrasikan pembelajaran akademik dengan pengalaman lapangan sekaligus memberikan kontribusi dalam pemantauan tumbuh kembang anak usia dini.

Penulis: Nabila Wulyandini

Bertita Terkini

Wisudawan Berprestasi Kebidanan Umsida Raih Juara 1 Kompetisi Poster Internasional
November 2, 2026By
Wisudawan Kebidanan Umsida Nanda Fitriana Raih Juara 1 Kompetisi Video Edukasi Nasional
October 30, 2026By
19 Mahasiswa Profesi Bidan Umsida Jalani OSCE
August 31, 2026By
Pelantikan Bidan Umsida 2026, 10 Lulusan Resmi Sandang Gelar Bidan Profesional
June 15, 2026By
Kupas Tuntas Baby Blues hingga Depresi Saat SPINA 2026
May 4, 2026By
Latih Kompetensi Klinis, FIKES Umsida Gelar OSCE untuk Mahasiswa S1 Kebidanan
February 1, 2026By
Ketua IBI Jatim Tekankan Etika Profesi pada Sumpah Profesi FIKES Umsida
December 18, 2025By
Umsida Bekali Mahasiswa Kebidanan dengan Praktik Pemeriksaan EKG di Rumah Sakit
November 23, 2025By

Prestasi

Wisudawan Berprestasi Kebidanan Umsida Raih Juara 1 Kompetisi Poster Internasional
November 2, 2026By
Wisudawan Kebidanan Umsida Nanda Fitriana Raih Juara 1 Kompetisi Video Edukasi Nasional
October 30, 2026By
Tim Dosen Kebidanan Umsida Raih Juara 3 lewat Poster Deteksi Persalinan Macet
August 3, 2026By
Mahasiswa Kebidanan Umsida Raih Juara 1 melalui Gagasan Edukasi SAFE-GEN
July 27, 2026By
Mahasiswi Kebidanan Umsida Raih Juara 2 UPSCC
March 16, 2026By
Firna Mahasiswa Kebidanan Umsida, Sabet Juara 2 Taekwondo KBPP POLRI Jatim Cup 3
February 23, 2026By
Mahasiswa Kebidanan Umsida Raih Juara 2 Taekwondo KBPP POLRI Jatim Cup 3
February 16, 2026By
Aktif Organisasi dan Bekerja, Naziyah Cahya Pratiwi Ini Jadi Lulusan Terbaik
February 9, 2026By

Riset dan Inovasi

Pendidikan Ibu Jadi Faktor Penting dalam Mencegah Stunting pada Anak
September 28, 2026By
Perawatan Luka Persalinan Secara Herbal: Riset Ungkap Manfaat Daun Binahong
August 24, 2026By
Protein Kedelai Bisa Bantu Cegah Gangguan Pertumbuhan Janin, Ini Penjelasannya
August 17, 2026By
Perawatan Herbal Bisa Jadi Alternatif Atasi Jerawat
June 29, 2026By
Kram Kaki pada Trimester III, Keluhan Normal atau Tanda Gangguan Sirkulasi?
June 22, 2026By
Riset Kebidanan Umsida Ungkap Sering Nyeri Haid,Bisa Jadi karena Anemia
June 8, 2026By
Riset Dosen Kebidanan Umsida Ungkap Peran Usia dalam Keberhasilan Laktasi
June 1, 2026By
Faktor yang Mempengaruhi Kehamilan, Ternyata Bukan Cuma Soal Fisik
April 13, 2026By