Kebidanan.umsida.ac.id – Prestasi membanggakan kembali datang dari mahasiswa Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (FIKES Umsida).
Jessica Christine Yohan Victorya atau yang akrab disapa Chika, mahasiswa semester 1 Program Studi S1 Kebidanan, berhasil meraih Juara 2 dalam Kejuaraan Taekwondo KBPP POLRI Jatim Cup 3 yang diselenggarakan di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Surabaya.
Pencapaian tersebut terasa semakin istimewa karena menjadi pengalaman pertama Chika mengikuti kejuaraan taekwondo secara resmi. Meski berstatus sebagai atlet debutan, ia mampu menunjukkan performa yang mengesankan hingga berhasil naik podium di ajang tingkat Jawa Timur tersebut.
Baginya, mengikuti kompetisi ini bukan hanya tentang mengejar medali, tetapi juga menjadi kesempatan untuk menguji kemampuan, keberanian, dan mental bertanding yang selama ini dibangun melalui latihan.
Baca Juga: Nela Akhmalia Jadi Lulusan Terbaik Kebidanan Umsida, Inilah Kisah Perjalanannya
Pengalaman Pertama yang Penuh Tantangan

Saat memutuskan mengikuti kejuaraan, Chika mengaku sempat merasa gugup karena belum pernah terjun dalam kompetisi bela diri sebelumnya. Namun, ia berusaha menumbuhkan rasa percaya diri dan fokus pada kemampuan yang telah dipersiapkan selama latihan.
Di tengah jalannya pertandingan, Chika menghadapi tantangan yang tidak mudah. Ia mengalami cedera pada bagian bibir hingga mengeluarkan darah. Meski demikian, kondisi tersebut tidak menyurutkan semangatnya untuk terus bertanding hingga akhir.
“Saat itu saya hanya berpikir bahwa cedera ini bisa sembuh. Saya tidak ingin berhenti di tengah jalan dan ingin menyelesaikan pertandingan sebaik mungkin,” ungkapnya.
Keputusan untuk tetap bertahan membuahkan hasil manis. Chika berhasil meraih posisi kedua dan membawa pulang medali perak pada kejuaraan tersebut.
Menurutnya, dukungan serta semangat dari rekan-rekan satu tim juga menjadi energi tambahan yang membuatnya tetap percaya diri selama berada di arena pertandingan.
Lihat Juga: Yuyun Rahma Putri, Ibu Muda yang Menjadi Lulusan Terbaik Profesi Kebidanan Umsida
Konsisten Berlatih di Tengah Padatnya Aktivitas

Kesuksesan yang diraih Chika tidak datang secara instan. Ia menjalani persiapan selama kurang lebih dua bulan dengan program latihan yang teratur dan disiplin.
Latihan fisik yang dijalani meliputi push up, sit up, back up, jogging, hingga penguatan teknik tendangan dan strategi bertanding. Sebagian besar latihan dilakukan di sela waktu luang bersama teman dan senior di kampus maupun secara mandiri di rumah.
Salah satu pengalaman yang paling berkesan baginya adalah ketika harus menjalani latihan lari dalam cuaca panas. Meski telapak kaki terasa perih dan tubuh kelelahan, ia memilih untuk tetap menyelesaikan latihan.
“Saya percaya tidak ada keberhasilan yang diraih secara instan. Semua membutuhkan proses, kesabaran, dan konsistensi,” ujarnya.
Selain berlatih, Chika juga harus membagi waktu antara kuliah, tugas akademik, kegiatan keluarga, hingga aktivitas keagamaan. Kondisi tersebut sempat membuat fisiknya menurun, namun ia berusaha tetap menjaga komitmen terhadap target yang ingin dicapai.
Siap Melangkah ke Kejuaraan Berikutnya
Keberhasilan meraih Juara 2 tidak lepas dari dukungan keluarga, pelatih, sahabat, dan lingkungan kampus yang terus memberikan motivasi selama proses persiapan hingga pertandingan berlangsung.
Chika mengaku bersyukur memiliki banyak orang yang selalu memberikan semangat ketika menghadapi masa-masa sulit selama latihan.
Setelah keberhasilan di KBPP POLRI Jatim Cup 3, ia bertekad untuk terus meningkatkan kemampuan dan memperbanyak pengalaman bertanding. Salah satu target terdekatnya adalah mengikuti Kejuaraan Piala Gubernur Jawa Timur yang akan digelar di GOR Sidoarjo.
Melalui pengalamannya, Chika mengajak mahasiswa Umsida untuk tidak takut mencoba hal baru dan berani keluar dari zona nyaman.
“Jangan pernah membiarkan rasa takut menghentikan langkah kita. Terus belajar, berkembang, dan yakin bahwa setiap proses yang dijalani akan membawa kita lebih dekat pada tujuan,” pesannya.
Prestasi ini menjadi bukti bahwa keberanian untuk memulai dan konsistensi dalam berproses dapat membuka jalan menuju pencapaian yang membanggakan.
Penulis: Elfira Armilia.


























