Kebidanan.umsida.ac.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Terpadu (KKN T) Kelompok 2 Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) bersama kader kesehatan Desa Kedungpandan, Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo.
Menggelar rangkaian kegiatan edukasi kesehatan bagi ibu hamil pada 1–2 Agustus 2026.
Program tersebut terdiri atas sosialisasi pencegahan hipertensi dan Kelas Ibu Hamil.
Kegiatan yang dikoordinatori Farida Azzahra ini dirancang untuk memberikan pemahaman kepada ibu hamil mengenai pentingnya pemeriksaan kehamilan, pemenuhan kebutuhan gizi, pencegahan tekanan darah tinggi, persiapan persalinan, hingga pemberian ASI.
Farida menjelaskan, edukasi tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai pengetahuan selama kegiatan berlangsung.
Ibu hamil diharapkan mampu menerapkan informasi yang diperoleh dalam keseharian, terutama dalam menjaga kesehatan diri dan janin.
“Kami berharap para ibu semakin memahami pentingnya pemeriksaan kehamilan secara rutin, menjaga pola makan, menerapkan gaya hidup sehat, serta mengenali tanda bahaya hipertensi sejak dini,” ungkapnya.
Tekanan Darah Perlu Dipantau Selama Kehamilan

Kegiatan pertama berlangsung pada Sabtu (1/8/2026) melalui sosialisasi bertema “Mencegah Kehamilan Sehat: Kenali dan Cegah Darah Tinggi”. Materi disampaikan oleh dr Erlina K Novitasari MBiomed AIFO-K.
Ketua Kader Desa Kedungpandan, Suci, mengatakan pemeriksaan tekanan darah sebenarnya telah menjadi bagian dari kegiatan Posyandu.
Kehadiran mahasiswa KKN T Umsida kemudian melengkapinya dengan edukasi agar ibu hamil memahami makna hasil pemeriksaan serta risiko yang perlu diperhatikan.
Dalam pemaparannya, dr Erlina membahas hipertensi pada kehamilan, mulai dari pengertian, penyebab, faktor risiko, gejala, hingga dampaknya terhadap ibu dan janin.
Peserta juga memperoleh informasi mengenai langkah pencegahan melalui pemeriksaan rutin, konsumsi makanan bergizi seimbang, serta penerapan pola hidup sehat.
Ia mengingatkan bahwa hipertensi selama kehamilan tidak selalu menunjukkan gejala yang mudah dikenali.
“Hipertensi pada kehamilan sering kali tidak menimbulkan gejala pada tahap awal. Oleh karena itu, ibu hamil perlu rutin memeriksakan kehamilan agar tekanan darah dapat dipantau sejak dini,” jelasnya.
Sesi diskusi kemudian dimanfaatkan peserta untuk berkonsultasi mengenai pola makan, cara menjaga tekanan darah, hingga langkah yang perlu dilakukan ketika hasil pemeriksaan menunjukkan peningkatan.
Kelas Ibu Hamil Persiapkan Ibu hingga Masa Menyusui

Rangkaian kegiatan berlanjut pada Ahad (2/8/2026) melalui Kelas Ibu Hamil yang menghadirkan bidan Desa Kedungpandan, Lita Winarika Nurul Aini dan Wahyunita.
Pembahasan diperluas pada kebutuhan ibu sejak masa kehamilan hingga setelah persalinan.
Peserta mendapatkan edukasi mengenai pemeriksaan kehamilan, pemenuhan gizi, konsumsi tablet tambah darah, serta persiapan menghadapi persalinan.
Tidak hanya itu, kelas juga memberikan pemahaman mengenai teknik menyusui yang tepat.
Ibu hamil dikenalkan pada posisi menyusui, teknik pelekatan bayi, serta pentingnya pemberian ASI eksklusif untuk mendukung tumbuh kembang bayi.
KKN T 2 Umsida bersama kader dan tenaga kesehatan Desa Kedungpandan berupaya membangun pemahaman ibu hamil agar lebih aktif menjaga kesehatan selama kehamilan. (Millah)


























