Kebidanan.umsida.ac.id – Prestasi membanggakan kembali diraih mahasiswa Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan dan Psikologi (FKIP) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida).
Neng Firna Nurmaulidi, berhasil meraih Juara 2 Kejuaraan Taekwondo KBPP POLRI Jatim Cup 3 yang diselenggarakan di GOR Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya.
Pencapaian ini menjadi bukti bahwa mahasiswa Umsida tidak hanya berkembang di bidang akademik, tetapi juga mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya di bidang olahraga.
Bagi Firna, keikutsertaannya dalam kompetisi tersebut memberikan pengalaman berharga yang sulit dilupakan.
Menurutnya, ajang KBPP POLRI Jatim Cup 3 tidak hanya menjadi tempat untuk menguji kemampuan bertanding, tetapi juga menjadi sarana memperluas relasi serta mempererat kebersamaan dengan sesama atlet.
Latihan Terarah Jadi Kunci Persiapan Menuju Kejuaraan

Sebelum mengikuti kompetisi, Firna menjalani serangkaian latihan bersama Unit Kegiatan Mahasiswa Taekwondo Umsida. Persiapan dilakukan secara konsisten selama kurang lebih dua bulan dengan jadwal latihan rutin tiga kali dalam satu minggu.
Materi latihan yang diberikan mencakup penguatan teknik dasar, peningkatan kondisi fisik, hingga simulasi pertandingan melalui sparing.
Baca Juga: Mahasiswa Kebidanan Umsida Raih Juara 2 Taekwondo KBPP POLRI Jatim Cup 3
Menurut Firna, sesi sparing menjadi salah satu bagian penting karena membantunya memahami situasi yang kemungkinan terjadi saat bertanding.
“Kami berlatih secara bertahap mulai dari teknik dasar hingga latihan khusus untuk menghadapi pertandingan. Sparing sangat membantu karena bisa menjadi gambaran kondisi saat berada di arena,” ujarnya.
Selain meningkatkan kemampuan teknik dan fisik, Firna juga berupaya menjaga kesiapan mental. Ia menilai dukungan dari pelatih, senior, dan teman-teman latihan menjadi faktor penting yang membuatnya lebih percaya diri menghadapi lawan.
Dukungan Lingkungan dan Semangat untuk Terus Berkembang

Meski sempat merasa gugup ketika melihat beberapa atlet mengalami cedera di arena pertandingan, Firna berusaha tetap fokus dan mengendalikan rasa cemasnya. Baginya, tantangan tersebut justru menjadi motivasi untuk tampil lebih maksimal.
“Awalnya saya cukup nervous, apalagi melihat beberapa atlet mengalami cedera. Tetapi dukungan dari orang-orang sekitar membuat saya lebih tenang dan yakin untuk bertanding,” tuturnya.
Firna juga mengapresiasi dukungan yang diberikan Umsida dalam memfasilitasi mahasiswa untuk mengembangkan potensi di bidang non-akademik.
Menurutnya, keberhasilan yang diraih saat ini tidak lepas dari peran pelatih, senior, rekan satu tim, serta lingkungan kampus yang selalu memberikan semangat.
Ke depan, Firna bertekad untuk mengikuti berbagai kejuaraan lainnya dan terus meningkatkan kemampuan yang dimiliki. Ia pun membagikan pesan motivasi kepada mahasiswa Umsida agar tidak takut mencoba hal baru.
“Jangan pernah ragu untuk memulai. Tidak ada kata terlambat untuk berprestasi. Percayalah bahwa setiap proses yang dijalani akan membawa kita pada hasil terbaik,” pesannya.
Prestasi yang diraih Firna menjadi inspirasi bahwa konsistensi berlatih, keberanian mencoba, dan dukungan lingkungan yang positif mampu mengantarkan mahasiswa meraih prestasi membanggakan di tingkat regional maupun nasional.
Penulis: Elfira Armilia


























