Edukasi Kesehatan Mental Remaja, Dosen Umsida Soroti Dampak Smartphone di Sekolah

Kebidanan.umsida.ac.id – Perkembangan teknologi digital yang semakin pesat, khususnya penggunaan smartphone di kalangan remaja, kini menjadi perhatian serius dalam aspek kesehatan mental.

Menanggapi fenomena tersebut, tim dosen Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat (abdimas) di SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo(10/04/26).

Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada siswa mengenai pentingnya menjaga kesehatan mental di tengah derasnya arus informasi digital.

Lihat Juga: Abdimas Umsida Beri Pelatihan Kecerdasan Artifisial dan Koding Dasar pada 46 Guru MICA

Program ini juga menjadi bentuk kepedulian akademisi terhadap meningkatnya tekanan psikologis yang dialami remaja, baik dari lingkungan sekolah, pergaulan, maupun media sosial.

Dr Nurul Azizah menjelaskan bahwa kondisi remaja saat ini tidak lepas dari pengaruh teknologi yang semakin intens digunakan setiap hari.

“Penggunaan smartphone yang sangat tinggi tanpa diimbangi literasi digital yang memadai dapat memicu stres, kecemasan, hingga menurunnya kesejahteraan psikologis remaja,” ungkapnya.

Kolaborasi Edukasi Kesehatan Mental

Kegiatan abdimas ini melibatkan tim dosen dari berbagai bidang keilmuan. Selain Dr Nurul Azizah dan Dr Rafhani Rosyidah dari bidang kebidanan.

Kegiatan ini juga didukung oleh Andry Rachmadan MKom dari bidang bisnis digital, serta Ghozali Rusyid Affandi SPsi MA dari bidang psikologi.

Kolaborasi lintas disiplin ini memberikan pendekatan yang lebih komprehensif dalam memahami permasalahan kesehatan mental remaja.

Tidak hanya dari sisi medis dan psikologis, tetapi juga dari sudut pandang literasi digital yang relevan dengan kehidupan siswa saat ini.

Mahasiswa turut dilibatkan sebagai fasilitator dalam kegiatan, sementara pihak sekolah seperti guru BK, OSIS dan manajemen sekolah berperan sebagai mitra aktif dalam pelaksanaan program.

Antusiasme siswa terlihat tinggi selama kegiatan berlangsung. Mereka aktif berdiskusi, berbagi pengalaman, bahkan mulai berani mengungkapkan tekanan yang mereka rasakan sehari-hari.

Baca Juga: Ujian OSCE Kebidanan FIKES Umsida Jadi Bekal Mahasiswa Menuju Praktik Nyata

Pendekatan Interaktif Bantu Siswa Kelola Stres dan Emosi

Program ini dirancang dengan metode yang interaktif dan partisipatif, sehingga siswa tidak hanya menjadi pendengar, tetapi juga terlibat langsung dalam setiap sesi.

Kegiatan yang dilakukan meliputi workshop literasi digital terkait kesehatan mental, edukasi penggunaan smartphone secara bijak, hingga pelatihan mindfulness dan manajemen stres.

“Kami menggunakan metode seperti diskusi kelompok, sharing session, serta praktik langsung seperti mindfulness dan journaling agar siswa lebih mudah memahami dan menerapkan materi,” jelas Azizah.

Pendekatan ini dinilai efektif karena mampu meningkatkan keterlibatan siswa sekaligus membantu mereka memahami kondisi emosionalnya sendiri.

Selain itu, kegiatan ini juga mendorong siswa untuk lebih bijak dalam menggunakan teknologi serta mampu mengelola stres secara adaptif.

Melalui program ini, diharapkan tercipta lingkungan sekolah yang lebih suportif terhadap kesehatan mental.

Tidak hanya sebagai kegiatan edukasi, abdimas ini juga menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran bersama akan pentingnya kesehatan mental di kalangan remaja.(Elfirarm)

Bertita Terkini

Latih Kompetensi Klinis, FIKES Umsida Gelar OSCE untuk Mahasiswa S1 Kebidanan
February 1, 2026By
Ketua IBI Jatim Tekankan Etika Profesi pada Sumpah Profesi FIKES Umsida
December 18, 2025By
Umsida Bekali Mahasiswa Kebidanan dengan Praktik Pemeriksaan EKG di Rumah Sakit
November 23, 2025By
pembekalan
Siapkan Mahasiswa Profesi Bidan dengan Pembekalan Intensif dan Hybrid Learning
September 29, 2025By
kader posyandu
Kolaborasi ITS dan Umsida Perkuat Peran Kader Posyandu sebagai Garda Terdepan Kesehatan Anak
September 25, 2025By
nyeri postpartum
Manajemen Nyeri Postpartum Lebih Efektif Berkat Health Science Seminar Fikes Umsida
August 30, 2025By
SNIFEST
Perspektif Digital dan Klinis di SNIFEST 2025, Tingkatkan Kolaborasi Multidisiplin untuk Mengatasi TBC
August 23, 2025By
CHS
FIKES CHS Umsida Perluas Akses Layanan Kesehatan Gratis untuk Masyarakat Sidoarjo
August 16, 2025By

Prestasi

Yuyun Rahma Putri, Ibu Muda yang Menjadi Lulusan Terbaik Profesi Kebidanan Umsida
January 23, 2026By
Cerita di Balik Prestasi Nela Akhmalia, Lulusan Terbaik Kebidanan Umsida
January 12, 2026By
Inovasi Mannequin Akupresur Kebidanan Umsida Menjadi Sorotan di KILab 2025
December 9, 2025By
peneliti
Dua Dosen Kebidanan Umsida Raih Nominasi Peneliti Terbaik Hibah Internal 2024–2025
September 19, 2025By
Mannequin acupressure
Inovasi Mannequin Acupressure LED dan Audio, Kebidanan Umsida Tembus Kilab 2025 Kemdikti Saintek
September 5, 2025By
Kespro
Kespro Disabilitas Jadi Sorotan, Mahasiswa Kebidanan Fikes Umsida Raih Juara 2 Lomba Poster Kesehatan PTMA se-Indonesia
May 7, 2025By
dok istimewah inovasi
Inovasi Laboran Umsida: Manekin Akupresur dengan Indikator LED Lolos Kilab 2024
November 15, 2024By
dok istimewah prestasi
Wisuda dengan Pencapaian Gemilang: Kisah Mahasiswi Kebidanan Umsida dalam Meraih Prestasi Nasional
October 29, 2024By

Riset dan Inovasi

Faktor yang Mempengaruhi Kehamilan, Ternyata Bukan Cuma Soal Fisik
April 13, 2026By
Riset Umsida Ungkap Dampak Psikologis Beban Ibu Saat Anak Mengidap TB
March 30, 2026By
Perawatan Herbal Bisa Jadi Alternatif Atasi Jerawat
March 16, 2026By
Perawatan Luka Persalinan Secara Herbal: Riset Ungkap Manfaat Daun Binahong
March 9, 2026By
Protein Kedelai Bisa Bantu Cegah Gangguan Pertumbuhan Janin, Ini Penjelasannya
March 2, 2026By
Kram Kaki pada Trimester III, Keluhan Normal atau Tanda Gangguan Sirkulasi?
February 23, 2026By
Riset Kebidanan Umsida Ungkap Sering Nyeri Haid,Bisa Jadi karena Anemia
February 16, 2026By
Riset Dosen Kebidanan Umsida Ungkap Peran Usia dalam Keberhasilan Laktasi
February 9, 2026By