Tidak Pelit Ilmu, Dosen DIII Kebidanan ini Sharing Pengalaman di Taiwan

Ada beberapa cara yang diyakini bisa membantu mempermudah proses persalinan. Salah satunya adalah dengan menggunakan birthing ball/ gym ball. Bola elastis besar ini sama seperti bola yang bisa dipakai untuk pilates atau latihan gym lainnya, namun karena mulai populer digunakan oleh ibu hamil menjelang persalinan, bola ini sekarang lebih dikenal dengan nama birthing ball. Trend menggunakan birthing ball ini mulai populer di kalangan ibu hamil dan ibu menjelang persalinan akhir- akhir ini. Ibu modern ini juga banyak yang sadar pentingnya olahraga terutama yoga ibu hamil untuk melancarkan persalinan. Jika ibu hamil terbiasa mengikuti kelas yoga kehamilan, birthing ball menjadi salah satu benda yang sering dijumpai karena digunakan untuk berlatih.
Manfaat penggunaan birthing ball antara lain akan mengurangi nyeri punggung pada ibu hamil, mempercepat penurunan kepala janin, dan mengurangi sensasi nyeri persalinan. Beberapa rumah sakit tertentu juga mulai menyediakan birthing ball ini di ruang bersalinnya. Dokter dan Bidan di ruang bersalin biasanya sudah dilatih untuk menangani persalinan dengan gentle birth dan memanfaatkan birthing ball ini sebagai sarana penunjang kemajuan persalinan. Para ibu juga bisa membeli dan menggunakannya di rumah karena relatif aman dan terbukti banyak membantu ibu selama proses persalinannya.
Dosen DIII Kebidanan FIKES UMSIDA Paramitha Amelia SST Mkeb, memberikan praktikum laboratorium untuk penggunaan birthing ball yang benar kepada Mahasiswi Semester II Prodi DIII Kebidanan. Berbekal ilmu dan pengalaman yang didapat selama Short Term Midwifery and Woman Care Profesional and Technical Training Program ke Taiwan, Dosen ini dengan telaten menyebarkan ilmu bagaimana asuhan kepada ibu bersalin yang benar. “Praktikum ini memang tidak tercantum di silabus pembelajaran institusi, namun jika manfaatnya yang baik untuk asuhan ibu kenapa tidak diajarkan…” ujarnya.
Dosen yang mengampu mata kuliah asuhan kebidanan II Persalinan ini bercerita bahwa asuhan kebidanan yang diterapkan di Taiwan sangat maju. Bidan memberikan asuhan pada ibu secara menyeluruh dan komprehensif. Asuhan Continoum of Care (asuhan dengan berkesinambungan) pada ibu dan anak diterapkan dengan sangat baik disana. Setiap ibu bersalin di Taiwan bebas memilih dimana mereka ingin melahirkan, baik di rumah ataupun di Rumah Sakit. Bidan di Taiwan sangat menghargai pilihan ibu dan menerapkan prinsip persalinan dengan gentle birth.
Paramitha berharap pengalamannya selama di Taiwan dapat memberikan kontibusi terhadap kemaslahatan masyarakat dengan memberikan informasi dan praktik asuhan yang baik kepada mahasiswi didiknya. Mahasiswa adalah calon bidan yang nantinya akan terjun di komunitas sehingga peran mereka sejak di bangku perkuliahan sangat berperan bagi karir mereka nantinya di masyarakat. Mahasiswi Semester II Kebidanan menyambut dengan antusias adanya praktikum ini. Mereka dapat secara langsung “belajar merasakan” menjadi ibu melahirkan. (Iid)

Bertita Terkini

nyeri postpartum
Manajemen Nyeri Postpartum Lebih Efektif Berkat Health Science Seminar Fikes Umsida
August 30, 2025By
SNIFEST
Perspektif Digital dan Klinis di SNIFEST 2025, Tingkatkan Kolaborasi Multidisiplin untuk Mengatasi TBC
August 23, 2025By
CHS
FIKES CHS Umsida Perluas Akses Layanan Kesehatan Gratis untuk Masyarakat Sidoarjo
August 16, 2025By
SAC
SAC FIKES Umsida di SMA An Nur Malang Buka Wawasan Remaja Soal Reproduksi dan Hidup Sehat
August 14, 2025By
SPINA
SPINA 2025 Ungkap Screening Langkah Preventif Kehamilan Sehat
August 9, 2025By
Evaluasi OSCE Jadi Langkah Nyata Fikes Umsida dalam Menjamin Mutu Lulusan Kebidanan
July 25, 2025By
Pemeriksaan dan Konsultasi
Fikes Umsida Hadirkan Pemeriksaan dan Konsultasi Kesehatan Gratis di CFD Sidoarjo
June 15, 2025By
baik sekali
S1 Kebidanan dan Profesi Bidan Raih Akreditasi Baik Sekali Buktikan Kompetensi dan Profesionalisme
June 10, 2025By

Prestasi

Kespro
Kespro Disabilitas Jadi Sorotan, Mahasiswa Kebidanan Fikes Umsida Raih Juara 2 Lomba Poster Kesehatan PTMA se-Indonesia
May 7, 2025By
dok istimewah inovasi
Inovasi Laboran Umsida: Manekin Akupresur dengan Indikator LED Lolos Kilab 2024
November 15, 2024By
dok istimewah prestasi
Wisuda dengan Pencapaian Gemilang: Kisah Mahasiswi Kebidanan Umsida dalam Meraih Prestasi Nasional
October 29, 2024By
Menggandeng 2 Mahasiswi MIK, Prodi DIII Kebidanan Menang Lomba Video InfoBidan
April 17, 2019By
Mengenal Lhufi Afriyani, Lulusan Terbaik Prodi DIII Kebidanan Tahun 2018
November 20, 2018By

Riset dan Inovasi

Buah Naga
Prebiotik Buah Naga Menjaga Keseimbangan Mikrobiota Mulut Selama Masa Kehamilan
August 27, 2025By
Olahraga
Olahraga Teratur Terbukti Efektif Mengurangi Dismenorea pada Remaja Putri
July 31, 2025By
daun kersen
Keunggulan Ekstrak Daun Kersen sebagai Antidiabetes Herbal yang Aman dan Efektif
July 13, 2025By
Hiperemesis Gravidarum
Keunggulan Penelitian Faktor Risiko Hiperemesis Gravidarum pada Ibu Hamil
July 7, 2025By
Gula darah
Lebih Stabil untuk Gula Darah, Kebidanan Umsida Ungkap Suntik Kombinasi Jadi Pilihan Aman Kontrasepsi
July 1, 2025By
asupan zat gizi
Pentingnya Asupan Zat Besi untuk Remaja Putri Hindari Anemia dan Dismenore
June 30, 2025By
Lavender
Kebidanan Umsida Ungkap Bukti Ilmiah Lavender sebagai Terapi Nonfarmakologis Dismenorea
June 25, 2025By
Pijat
Sentuhan Hangat dan Pijatan Lembut, Rahasia Redakan Nyeri Persalinan
June 18, 2025By