Perawatan Luka Persalinan Secara Herbal: Riset Ungkap Manfaat Daun Binahong

Kebidanan.umsida.ac.id – Luka setelah persalinan merupakan kondisi yang cukup umum dialami oleh ibu pascamelahirkan

Luka ini dapat terjadi secara alami akibat robekan jaringan saat proses persalinan maupun karena tindakan episiotomi yang dilakukan tenaga kesehatan.

Meski tergolong kondisi fisiologis, luka persalinan tetap memerlukan perawatan yang tepat agar proses penyembuhan berjalan optimal dan tidak menimbulkan infeksi.

Selain pengobatan medis, berbagai metode nonfarmakologis mulai banyak diteliti sebagai alternatif pendukung perawatan luka.

Salah satu yang menarik perhatian adalah penggunaan tanaman herbal seperti daun binahong .

Riset yang dilakukan oleh mahasiswa dan dosen Program Studi Profesi Kebidanan Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) menunjukkan bahwa tanaman ini memiliki potensi besar dalam membantu proses penyembuhan luka.

Luka Persalinan dan Pentingnya Perawatan yang Tepat

Luka pada perineum dapat menimbulkan rasa nyeri, ketidaknyamanan saat duduk maupun berjalan, hingga risiko infeksi apabila tidak ditangani dengan baik.

Kondisi ini juga dapat mempengaruhi aktivitas sehari-hari ibu serta proses perawatan bayi baru lahir.

Perawatan luka biasanya dilakukan dengan menjaga kebersihan area perineum, pemberian obat antiseptik, hingga penggunaan antibiotik jika terjadi infeksi.

Lihat Juga: Playground Bukan Tempat Bayi 1 Bulan, Ini Peringatan Pakar Umsida

Namun penggunaan obat-obatan medis secara terus-menerus terkadang menimbulkan efek samping atau ketergantungan.

Oleh karena itu, pendekatan pengobatan nonfarmakologis menjadi alternatif yang mulai banyak dikembangkan.

Dengan memanfaatkan bahan alami yang relatif aman, mudah didapat, serta memiliki kandungan bioaktif yang bermanfaat bagi tubuh.

Salah satu tanaman herbal yang telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional adalah daun binahong (Anredera cordifolia) . Tanaman ini diketahui memiliki berbagai kandungan senyawa aktif seperti flavonoid, saponin, dan tanin yang berperan dalam proses penyembuhan luka.

Daun Binahong dan Kandungan Penyembuh Luka
ibu menyusui
Sumber : Unplash

Riset ini menunjukkan bahwa daun binahong memiliki potensi sebagai bahan alami dalam membantu penyembuhan luka persalinan.

Kandungan flavonoid pada daun binahong diketahui memiliki sifat antioksidan dan antiinflamasi , sehingga dapat membantu mengurangi peradangan pada jaringan luka.

Baca Selengkapnya: KB Implan, Cara Praktis Menjaga Jarak Kehamilan Tetap Ideal

Selain itu, senyawa saponin yang terdapat pada daun binahong berperan dalam merangsang pembentukan kolagen . Kolagen merupakan komponen penting dalam proses regenerasi jaringan, sehingga keberadaannya sangat membantu mempercepat penutupan luka.

Tidak hanya itu, daun binahong juga memiliki sifat antibakteri yang dapat membantu mencegah pertumbuhan mikroorganisme pada luka. Hal ini sangat penting mengingat luka perineum berada di area yang rentan terhadap kontaminasi bakteri.

Dalam penelitian tersebut, penggunaan ekstrak daun binahong menunjukkan potensi dalam membantu mempercepat proses penyembuhan luka. Tanaman ini dinilai mampu mendukung proses regenerasi jaringan sekaligus menjaga area luka tetap bersih dari infeksi.

Potensi Herbal sebagai Pendukung Kesehatan Ibu
Sumber: Pinterest

Pemanfaatan tanaman herbal seperti daun binahong membuka peluang baru dalam pengembangan terapi pendukung bagi kesehatan ibu pascamelahirkan.

Pengobatan ini tidak dimaksudkan untuk menggantikan pengobatan medis, melainkan sebagai terapi komplementer yang dapat membantu meningkatkan kualitas perawatan luka.

Penggunaan bahan alami yang tepat dapat menjadi solusi alternatif yang lebih aman dan mudah diterapkan di masyarakat. Selain mudah ditemukan di lingkungan sekitar, daun binahong juga relatif sederhana dalam pengolahannya.

Tanaman ini dapat dimanfaatkan dalam bentuk rebusan, ekstrak, maupun salep herbal yang digunakan pada area luka sesuai dengan prosedur yang aman.

Baca Juga: Kram Kaki pada Trimester III, Keluhan Normal atau Tanda Gangguan Sirkulasi?

Ke depan, penelitian mengenai tanaman herbal untuk kesehatan ibu diharapkan terus berkembang.

Dengan dukungan penelitian ilmiah yang kuat, pemanfaatan tanaman obat tradisional dapat menjadi bagian dari inovasi pelayanan kesehatan yang lebih holistik dan berbasis potensi lokal.

Melalui penelitian seperti ini, dunia kesehatan semakin menyadari bahwa alam menyediakan berbagai sumber daya yang dapat dimanfaatkan secara bijak untuk meningkatkan kualitas hidup manusia, termasuk dalam mendukung proses pemulihan ibu setelah melahirkan.

Sumber: Riset mahasiswa Profesi Kebidanan Umsida

Penulis: Elfira Armilia

Bertita Terkini

Latih Kompetensi Klinis, FIKES Umsida Gelar OSCE untuk Mahasiswa S1 Kebidanan
February 1, 2026By
Ketua IBI Jatim Tekankan Etika Profesi pada Sumpah Profesi FIKES Umsida
December 18, 2025By
Umsida Bekali Mahasiswa Kebidanan dengan Praktik Pemeriksaan EKG di Rumah Sakit
November 23, 2025By
pembekalan
Siapkan Mahasiswa Profesi Bidan dengan Pembekalan Intensif dan Hybrid Learning
September 29, 2025By
kader posyandu
Kolaborasi ITS dan Umsida Perkuat Peran Kader Posyandu sebagai Garda Terdepan Kesehatan Anak
September 25, 2025By
nyeri postpartum
Manajemen Nyeri Postpartum Lebih Efektif Berkat Health Science Seminar Fikes Umsida
August 30, 2025By
SNIFEST
Perspektif Digital dan Klinis di SNIFEST 2025, Tingkatkan Kolaborasi Multidisiplin untuk Mengatasi TBC
August 23, 2025By
CHS
FIKES CHS Umsida Perluas Akses Layanan Kesehatan Gratis untuk Masyarakat Sidoarjo
August 16, 2025By

Prestasi

Yuyun Rahma Putri, Ibu Muda yang Menjadi Lulusan Terbaik Profesi Kebidanan Umsida
January 23, 2026By
Cerita di Balik Prestasi Nela Akhmalia, Lulusan Terbaik Kebidanan Umsida
January 12, 2026By
Inovasi Mannequin Akupresur Kebidanan Umsida Menjadi Sorotan di KILab 2025
December 9, 2025By
peneliti
Dua Dosen Kebidanan Umsida Raih Nominasi Peneliti Terbaik Hibah Internal 2024–2025
September 19, 2025By
Mannequin acupressure
Inovasi Mannequin Acupressure LED dan Audio, Kebidanan Umsida Tembus Kilab 2025 Kemdikti Saintek
September 5, 2025By
Kespro
Kespro Disabilitas Jadi Sorotan, Mahasiswa Kebidanan Fikes Umsida Raih Juara 2 Lomba Poster Kesehatan PTMA se-Indonesia
May 7, 2025By
dok istimewah inovasi
Inovasi Laboran Umsida: Manekin Akupresur dengan Indikator LED Lolos Kilab 2024
November 15, 2024By
dok istimewah prestasi
Wisuda dengan Pencapaian Gemilang: Kisah Mahasiswi Kebidanan Umsida dalam Meraih Prestasi Nasional
October 29, 2024By

Riset dan Inovasi

Protein Kedelai Bisa Bantu Cegah Gangguan Pertumbuhan Janin, Ini Penjelasannya
March 2, 2026By
Kram Kaki pada Trimester III, Keluhan Normal atau Tanda Gangguan Sirkulasi?
February 23, 2026By
Riset Kebidanan Umsida Ungkap Sering Nyeri Haid,Bisa Jadi karena Anemia
February 16, 2026By
Riset Dosen Kebidanan Umsida Ungkap Peran Usia dalam Keberhasilan Laktasi
February 9, 2026By
kehamilan
Afirmasi Positif Bantu Cegah Preeklamsia pada Ibu Hamil
November 10, 2025By
TBC
Peran Strategis Bidan dalam Skrining Tuberkulosis (TBC): Mendeteksi Dini untuk Pencegahan yang Lebih Baik
November 4, 2025By
edukasi gizi
Pentingnya Edukasi Gizi pada Ibu untuk Menunjang Tumbuh Kembang Anak
October 12, 2025By
PRIMIGRAVIDA
Mengungkap Kerentanan Ibu Primigravida terhadap Emesis Gravidarum, Tantangan Awal Kehamilan yang Perlu Diwaspadai
October 6, 2025By