baik sekali

S1 Kebidanan dan Profesi Bidan Raih Akreditasi Baik Sekali Buktikan Kompetensi dan Profesionalisme

Kebidanan.umsida.ac.id – Kabar membanggakan datang dari Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Fikes Umsida) khususnya dari Program Studi S1 Kebidanan dan Profesi Bidan berhasil meraih peringkat “Baik Sekali” oleh LAM-PTKes yang berlaku mulai 24 Mei 2025.

Baca Juga : Meningkatkan Kompetensi! Mahasiswa Profesi Kebidanan Umsida Siap Hadapi Praktik di Puskesmas

Proses akreditasi yang berlangsung dari 29/04/2025 hingga  2/05/2025 akhirnya mendapatkan kabar mengharukan dengan meraih akreditasi ”Baik Sekali” oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan Indonesia (LAM-PTKes). Keputusan ini resmi ditetapkan berdasarkan surat nomor 0753/LAM-PTKes/Akr/Sar/V/2025 dan 0754/LAM-PTKes/Akr/Pro/V/2025.

Keberhasilan ini tentunya tidak diperoleh secara instan. Ada proses panjang, evaluasi menyeluruh, serta strategi terarah yang dilakukan oleh tim Program Studi S1 Kebidanan dan Profesi Bidan demi memastikan kualitas standar layanan pendidikan tinggi kesehatan yang unggul yang terukur dan berdampak.

Proses S1 Kebidanan dan Profesi Bidan Raih Baik Sekali

Ketua Program Studi (Kaprodi) S1 Kebidanan dan Profesi Bidan, Siti Cholifah S ST MKeb, mengungkapkan bahwa akreditasi ini merupakan bentuk pengakuan terhadap mutu program studi berdasarkan standar nasional pendidikan tinggi.

baik sekali
Sumber : Fikes Umsida

“Akreditasi adalah penilaian menyeluruh terhadap mutu program studi, hal tersebut penting karena menjadi dasar kepercayaan masyarakat, mahasiswa, dan orang tua terhadap kualitas pendidikan di Prodi S1 Kebidanan dan Profesi Bidan Umsida,” ujarnya.

Selain itu  akreditasi juga membuka peluang bagi program studi untuk memperoleh hibah, menjalin kerja sama internasional, serta mendapatkan dukungan lebih luas dari pemerintah.

Kaprodi S1 Kebidanan dan Profesi Bidan tersebut menjelaskan bahwa pencapaian ini tidak terlepas dari langkah-langkah strategis yang telah dilakukan pihaknya. Mulai dari pemahaman mendalam terhadap 9 kriteria akreditasi LAM-PTKes, pelaksanaan evaluasi diri, audit internal, penguatan tata kelola, hingga peningkatan sarana prasarana serta kualitas SDM.

“Kami melakukan peninjauan kurikulum, mengoptimalkan pembelajaran, hingga menggelar simulasi dan pengarahan tim akreditasi. Kami juga melibatkan unit-unit terkait untuk memastikan seluruh dokumen akreditasi lengkap, valid, dan sesuai format,” tegasnya.

Selain itu akreditasi ”Baik Sekali” tersebut berlaku sejak 24 Mei 2025 dan akan berlangsung selama lima tahun. Selama periode tersebut, pihaknya akan menindaklanjuti berbagai rekomendasi dari LAM-PTKes, termasuk peningkatan jumlah dosen dengan jabatan fungsional Lektor Kepala dan implementasi kerja sama internasional dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Dengan status “Baik Sekali”, Prodi S1 Kebidanan dan Profesi Bidan Umsida memiliki pijakan kuat untuk meningkatkan layanan akademik dan non-akademik kepada mahasiswa.

Strategi dan Langkah Nyata  dalam Wujudkan Pendidikan Tinggi Kesehatan yang Unggul

Untuk meraih akreditasi tinggi, Prodi S1 Kebidanan Umsida menerapkan strategi menyeluruh yang dimulai dari pemahaman mendalam terhadap instrumen akreditasi LAM-PTKes.

 Siti Cholifah mengungkapkan, kekuatan utama Prodi dalam akreditasi ini terletak pada komitmen menyeluruh terhadap 9 kriteria yang dinilai, mulai dari visi-misi, tata pamong, kurikulum, hingga luaran riset dan pengabdian masyarakat. Namun, dibalik pencapaian itu, terdapat sejumlah tantangan besar.

Untuk menyesuaikan diri dengan dunia kerja dan perkembangan ilmu kebidanan yang cepat, prodi rutin melakukan pembaruan kurikulum sesuai dengan KKNI dan SN-DIKTI. Selain itu, pihaknya juga memperkuat jejaring kerja sama dengan rumah sakit, puskesmas, dan klinik praktik mandiri bidan.

Dengan pencapaian peringkat Baik Sekali ini, dosen kebidanan tersebut berharap mahasiswa dan calon mahasiswa akan lebih yakin untuk memilih Prodi S1 Kebidanan dan Profesi Bidan Fikes Umsida sebagai tempat belajar dan tumbuh menjadi bidan komprehensif dan profesional.

Salah satu identitas lulusan yang ditekankan dalam pengembangan kurikulum adalah mencetak “Bidan Cermat” yaitu bidan yang Care, Excited, Respect, Affable, Truthful. Beliau menegaskan bahwa akreditasi ini bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari upaya terus-menerus untuk mencetak lulusan kebidanan yang unggul, profesional, dan siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Baca Juga : Keunggulan Penerapan Metode Continuity of Care Fikes Umsida dalam Mendukung Keberhasilan Menyusui Dini

Melalui peringkat prodi S1 Kebidanan dan Profesi Bidan raih akreditasi ”Baik Sekali” oleh LAM-PTkes, buktikan komitmen Fikes Umsida untuk meningkatkan kompetensi. Selain itu, Sebagai bentuk adaptasi terhadap dinamika dunia kebidanan, Prodi juga rutin merevisi kurikulum, memperluas jejaring rumah sakit dan klinik praktik, serta meningkatkan literasi digital dosen dan mahasiswa.

Komitmen ini menjamin lulusan S1 Kebidanan Fikes Umsida tidak hanya unggul secara teori, tapi juga siap terjun ke dunia praktik dan menjadi bagian dari solusi pelayanan kesehatan ibu dan anak di Indonesia, serta mewujudkan perguruan tinggi dalam bidang kesehatan yang unggul.

Penulis : Amelia Hidayatus Sabila

Bertita Terkini

Latih Kompetensi Klinis, FIKES Umsida Gelar OSCE untuk Mahasiswa S1 Kebidanan
February 1, 2026By
Ketua IBI Jatim Tekankan Etika Profesi pada Sumpah Profesi FIKES Umsida
December 18, 2025By
Umsida Bekali Mahasiswa Kebidanan dengan Praktik Pemeriksaan EKG di Rumah Sakit
November 23, 2025By
pembekalan
Siapkan Mahasiswa Profesi Bidan dengan Pembekalan Intensif dan Hybrid Learning
September 29, 2025By
kader posyandu
Kolaborasi ITS dan Umsida Perkuat Peran Kader Posyandu sebagai Garda Terdepan Kesehatan Anak
September 25, 2025By
nyeri postpartum
Manajemen Nyeri Postpartum Lebih Efektif Berkat Health Science Seminar Fikes Umsida
August 30, 2025By
SNIFEST
Perspektif Digital dan Klinis di SNIFEST 2025, Tingkatkan Kolaborasi Multidisiplin untuk Mengatasi TBC
August 23, 2025By
CHS
FIKES CHS Umsida Perluas Akses Layanan Kesehatan Gratis untuk Masyarakat Sidoarjo
August 16, 2025By

Prestasi

Yuyun Rahma Putri, Ibu Muda yang Menjadi Lulusan Terbaik Profesi Kebidanan Umsida
January 23, 2026By
Cerita di Balik Prestasi Nela Akhmalia, Lulusan Terbaik Kebidanan Umsida
January 12, 2026By
Inovasi Mannequin Akupresur Kebidanan Umsida Menjadi Sorotan di KILab 2025
December 9, 2025By
peneliti
Dua Dosen Kebidanan Umsida Raih Nominasi Peneliti Terbaik Hibah Internal 2024–2025
September 19, 2025By
Mannequin acupressure
Inovasi Mannequin Acupressure LED dan Audio, Kebidanan Umsida Tembus Kilab 2025 Kemdikti Saintek
September 5, 2025By
Kespro
Kespro Disabilitas Jadi Sorotan, Mahasiswa Kebidanan Fikes Umsida Raih Juara 2 Lomba Poster Kesehatan PTMA se-Indonesia
May 7, 2025By
dok istimewah inovasi
Inovasi Laboran Umsida: Manekin Akupresur dengan Indikator LED Lolos Kilab 2024
November 15, 2024By
dok istimewah prestasi
Wisuda dengan Pencapaian Gemilang: Kisah Mahasiswi Kebidanan Umsida dalam Meraih Prestasi Nasional
October 29, 2024By

Riset dan Inovasi

Perawatan Herbal Bisa Jadi Alternatif Atasi Jerawat
March 16, 2026By
Perawatan Luka Persalinan Secara Herbal: Riset Ungkap Manfaat Daun Binahong
March 9, 2026By
Protein Kedelai Bisa Bantu Cegah Gangguan Pertumbuhan Janin, Ini Penjelasannya
March 2, 2026By
Kram Kaki pada Trimester III, Keluhan Normal atau Tanda Gangguan Sirkulasi?
February 23, 2026By
Riset Kebidanan Umsida Ungkap Sering Nyeri Haid,Bisa Jadi karena Anemia
February 16, 2026By
Riset Dosen Kebidanan Umsida Ungkap Peran Usia dalam Keberhasilan Laktasi
February 9, 2026By
kehamilan
Afirmasi Positif Bantu Cegah Preeklamsia pada Ibu Hamil
November 10, 2025By
TBC
Peran Strategis Bidan dalam Skrining Tuberkulosis (TBC): Mendeteksi Dini untuk Pencegahan yang Lebih Baik
November 4, 2025By