Enterpreneur

Persiapkan Mahasiswa Jadi Enterpreneur, Prodi Kebidanan Undang Alumni Sukses dalam Kuliah Tamu

Prodi S1 Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan (Fikes) Universitass Muhammadiyah (Umsida) selenggarakan kegiatan kuliah tamu dengan tema Membangun Jiwa Enterpreneur pada Jum’at (15/09/2023) di Aula Mas Mansyur Kampus 1 Umsida.

Persiapkan mahasiswa menjadi Enterpreneur

Kuliah tamu ini diselenggarakan untuk mengembangkan suasana akademik di Prodi Kebidanan.  Dengan adanya kegiatan ini diharapkan bisa menjadi bekal bagi mahasiswa untuk mempersiapkan diri menjadi entrepreneur. “Lulusan bidan tidak harus bekerja di Rumah Sakit, klinik atau pelayanan kesahatan tapi bidan seharusnya bisa membuka lapangan pekerjaan sesuai kebutuhan masyarakat” tutur Siti Cholifah Kapodi S1 Kebidanan dalam sambutan membuka acara.

Prodi S1 Kebidanan mengundang Ria Zia Ulfah S Keb Direktur PT Bayibunda Hebat yang juga merupakan alumni Akademi Kebidanan Siti Khodijah Sepanjang sebagai narasumber dalam kuliah tamu ini.

Acara yang dipandu Ma’rati Amalia mahasiswa Kebidanan ini dihadiri oleh seluruh mahasiswa Kebidanan dari mulai dari semester 3 hingga semester 7. Para mahasiswa antusias mendengarkan cerita perjalanan karir narasumber hingga sukses mengelola PT Bayibunda Hebat yang saat ini sudah memiliki 25 pegawai bidan dan 15 orang backoffice.

Sebelum masuk ked lam materi inti, Ria Zia Ulfah S Keb menyampaikan paradigma spiritual berkaitan dengan entrepreneur, karena spiritual intelligent penting menunjang kesuksesan. Lebih lanjut bu Zia sapaan akrabnya menjelaskan perbedaan pedagang dan pengusaha. “Ciri seorang pengusaha adalah selalu mencari ide kreatif dan inovatif  agar memiliki nilai plus dan beda dari yang lain serta memiliki kemampuan team work.” ungkap bu Zia.

Bu Zia juga menjelaskan bahwa jiwa enterpreneur bisa ditumbuhkan dengan syarat memiliki rasa percaya diri, berani mengambil resiko, berorientasi ke masa depan, kreatif inovatif dan memiliki mindset yang tepat. Mindset yang wajib bagi para enterpreneur adalah pembelajar, menyukai tantangan untuk diselesaikan, memberi manfaat untuk sebanyak mungkin umat.

Tidak hanya memberikan materikan materi dan motivasi pada mahasiswa, tetapi bu Zia juga mengajak dialog interaktif dengan mengajak mahasiswa menuliskan masalah kebidanan di sekitar dan mencari solusi yang bisa memberikan manfaat bagi diri sendiri dan masyarakat. “Jadilah orang yang punya mimpi dan mulai dari sekarang catat dan penuhi kemampuan untuk mewujudkan mimpi itu.” Pesan bu Zia menutup materinya. Para mahasiswa mengaku senang dan mendapat pencerahan setelah mengikuti acara ini. “Senang sekali ada acara seperti ini, sehingga kita bisa termotivasi dan punya wawasan baru tentang enterpreneur,” ujar Nela mahasiswa kebidanan semester 1.

Penulis : Hesty Widowati