Kuliah tamu kebidanan

Peran Penting Bidan dalam Optimalisasi 1000 Hari Pertama Kehidupan

Bidan merupakan ujung tombak bagi optimalisasi 1000 Hari Pertama Kelahiran (HPK) anak, karena bidan adalah “mitra” perempuan yang mengawal kesehatan perempuan sepanjang siklus kehidupan. Hal itu disampaikan oleh Netti Herlina SPd M Kes Wakil Ketua II Bidang Diklat Pengurus Daerah Ikatan Bidan Indonesia (PD IBI) Jawa Timur selaku narasumber dalam acara Kuliah tamu yang bertema Peran Bidan dalam Optimalisasi 1000 Hari Pertama Kehidupan.
Kuliah tamu diselenggarakan oleh Prodi DIII Kebidanan dan S1 Pendidikan Profesi Bidan Fakultas Ilmu Kesehatan (Fikes) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida), di Aula Siti Khodijah pada Selasa (10/10/2019). Kuliah tamu kali ini terasa spesial karena tidak hanya dihadiri mahasiswa DIII Kebidanan saja tapi juga mahasiswa baru dari Prodi baru pula yaitu S1 Pendidikan Profesi Bidan yang baru dibuka tahun ini.
Dalam kuliah tamu kali ini, mahasiswa banyak belajar tentang hakikat seorang bidan dan perannya dalam mendukung program pemerintah yaitu optimalisasi 1000 HPK. 1000 HPK merupakan periode percepatan tumbuh kembang anak (gold period) yang dimulai sejak dalam kandungan selama 280 hari kehamilan sampai masa balita selama 720 hari atau sekitar 2 tahun. Masa ini merupakan masa emas tumbuh kembang anak, oleh karena itu optimalnya tumbuh kembang anak pada masa ini akan sangat menentukan masa depannya.
Jika pada 1000 HPK ini tidak terkawal dengan baik, maka anak dapat menjadi stunting (kerdil/ gagal tumbuh kembang) yang nantinya akan menjadi lost generation (generasi otak kosong). Itulah sebabbya, program ini menjadi prioritas pemerintah di bidang kesehatan, karena masa depan suatu negara akan ditentukan oleh generasinya di masa mendatang.
Bidan sebagai sahabat perempuan dan provider (pemberi layanan) juga bertugas memberikan asuhan  secara promotif (promosi kesehatan) dan preventif (pencegahan). “Sejak di bangku perkuliahan, bidan selalu dididik dengan keras, diberi ilmu dan bekal asuhan yang baik agar nanti ketika terjun di masyarakat, bidan memiliki kompetensi untuk memberikan service yang baik.” Kata bu Netti.
Bidan bertugas mengawal kehidupan perempuan dengan memberikan asuhan berkelanjutan (Continoum of Care) sepanjang siklus kehidupan perempuan mulai remaja hingga masa lansia (menopause). Salah satu  bentuk  Continoum of Care adalah dengan dilaksanakannya ANC Terpadu (pemeriksaan kehamilan), pemberian informasi dan edukasi tentang pemenuhan gizi selama hamil, serta deteksi dini komplikasi/ penyulit kehamilan.
“Diharapkan dengan pemeriksaan kehamilan rutin ini juga akan mengurangi angka kematian ibu dan bayi (AKI/ AKB). Dan bentuk selanjutnya untuk mendukung optimalisasi 1000 HPK adalah dengan pemberian ASI eksklusif pada bayi baru lahir hingga usia 6 bulan. Karena ASI makanan utama dan pratama bagi bayi dan sangat penting bagi perkembangan otak anak.” Tutur bu Netti (Iid/Hesty).

Bertita Terkini

Latih Kompetensi Klinis, FIKES Umsida Gelar OSCE untuk Mahasiswa S1 Kebidanan
February 1, 2026By
Ketua IBI Jatim Tekankan Etika Profesi pada Sumpah Profesi FIKES Umsida
December 18, 2025By
Umsida Bekali Mahasiswa Kebidanan dengan Praktik Pemeriksaan EKG di Rumah Sakit
November 23, 2025By
pembekalan
Siapkan Mahasiswa Profesi Bidan dengan Pembekalan Intensif dan Hybrid Learning
September 29, 2025By
kader posyandu
Kolaborasi ITS dan Umsida Perkuat Peran Kader Posyandu sebagai Garda Terdepan Kesehatan Anak
September 25, 2025By
nyeri postpartum
Manajemen Nyeri Postpartum Lebih Efektif Berkat Health Science Seminar Fikes Umsida
August 30, 2025By
SNIFEST
Perspektif Digital dan Klinis di SNIFEST 2025, Tingkatkan Kolaborasi Multidisiplin untuk Mengatasi TBC
August 23, 2025By
CHS
FIKES CHS Umsida Perluas Akses Layanan Kesehatan Gratis untuk Masyarakat Sidoarjo
August 16, 2025By

Prestasi

Yuyun Rahma Putri, Ibu Muda yang Menjadi Lulusan Terbaik Profesi Kebidanan Umsida
January 23, 2026By
Cerita di Balik Prestasi Nela Akhmalia, Lulusan Terbaik Kebidanan Umsida
January 12, 2026By
Inovasi Mannequin Akupresur Kebidanan Umsida Menjadi Sorotan di KILab 2025
December 9, 2025By
peneliti
Dua Dosen Kebidanan Umsida Raih Nominasi Peneliti Terbaik Hibah Internal 2024–2025
September 19, 2025By
Mannequin acupressure
Inovasi Mannequin Acupressure LED dan Audio, Kebidanan Umsida Tembus Kilab 2025 Kemdikti Saintek
September 5, 2025By
Kespro
Kespro Disabilitas Jadi Sorotan, Mahasiswa Kebidanan Fikes Umsida Raih Juara 2 Lomba Poster Kesehatan PTMA se-Indonesia
May 7, 2025By
dok istimewah inovasi
Inovasi Laboran Umsida: Manekin Akupresur dengan Indikator LED Lolos Kilab 2024
November 15, 2024By
dok istimewah prestasi
Wisuda dengan Pencapaian Gemilang: Kisah Mahasiswi Kebidanan Umsida dalam Meraih Prestasi Nasional
October 29, 2024By

Riset dan Inovasi

Kram Kaki pada Trimester III, Keluhan Normal atau Tanda Gangguan Sirkulasi?
February 23, 2026By
Riset Kebidanan Umsida Ungkap Sering Nyeri Haid,Bisa Jadi karena Anemia
February 16, 2026By
Riset Dosen Kebidanan Umsida Ungkap Peran Usia dalam Keberhasilan Laktasi
February 9, 2026By
kehamilan
Afirmasi Positif Bantu Cegah Preeklamsia pada Ibu Hamil
November 10, 2025By
TBC
Peran Strategis Bidan dalam Skrining Tuberkulosis (TBC): Mendeteksi Dini untuk Pencegahan yang Lebih Baik
November 4, 2025By
edukasi gizi
Pentingnya Edukasi Gizi pada Ibu untuk Menunjang Tumbuh Kembang Anak
October 12, 2025By
PRIMIGRAVIDA
Mengungkap Kerentanan Ibu Primigravida terhadap Emesis Gravidarum, Tantangan Awal Kehamilan yang Perlu Diwaspadai
October 6, 2025By
KOMBINASI MODISCO
Kombinasi Modisco dan Akupresur, Strategi Inovatif Fikes Umsida untuk Perbaikan Gizi Balita
September 17, 2025By