sumber pexels penelitian

6 Tips dan Trik Penelitian untuk Meningkatkan Kualitas Higiene dan Sanitasi Makanan di Sekolah

Kebidanan.umsida.ac.id – Penelitian dan pelatihan tentang higiene dan sanitasi makanan merupakan langkah penting dalam memastikan keamanan pangan, terutama di kantin sekolah yang melayani anak-anak. Program yang dilaksanakan oleh tim Universitas Muhammadiyah Sidoarjo pada kantin SD Muhammadiyah 1 & 2 Sidoarjo bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pedagang makanan terkait higiene dan sanitasi. Artikel ini menyajikan 6 tips dan trik untuk menjalankan penelitian atau pelatihan serupa, dengan hasil yang optimal.

Baca juga: Keunggulan Aromaterapi Lemon dalam Menurunkan Mual Muntah pada Ibu Hamil Trimester Pertama

Melakukan Penelitian Analisis Situasi

Langkah awal yang penting dalam setiap penelitian adalah memahami permasalahan yang dihadapi. Dalam kasus kantin sekolah, ditemukan bahwa pedagang makanan tidak memiliki pengetahuan yang cukup tentang higiene dan sanitasi. Mereka juga tidak pernah mendapatkan pelatihan khusus dalam hal ini. Hal ini memengaruhi kualitas makanan yang disajikan kepada anak-anak sekolah, yang dapat berisiko menimbulkan penyakit seperti diare, disentri, dan keracunan makanan.

Dengan melakukan observasi dan wawancara langsung, peneliti dapat mengidentifikasi masalah spesifik yang terjadi di lapangan, sehingga solusi yang diterapkan lebih tepat sasaran.

Mempersiapkan Materi Pelatihan dengan Baik

Keberhasilan sebuah pelatihan sangat bergantung pada persiapan yang matang. Dalam program ini, tim pelaksana mempersiapkan materi pelatihan yang mencakup modul tentang higiene dan sanitasi, serta form penilaian untuk memantau kemajuan peserta. Selain itu, pelatihan kit yang berisi ATK, blocknote, dan alat peraga juga disiapkan untuk mendukung pembelajaran.

Trik yang penting di sini adalah memastikan bahwa materi pelatihan disusun dengan bahasa yang mudah dipahami oleh peserta, terutama jika mereka berasal dari latar belakang pendidikan yang berbeda.

Gunakan Metode Pendampingan Praktis

Pendekatan pendampingan yang dilakukan secara langsung sangat efektif dalam meningkatkan keterampilan peserta. Tim pelaksana melakukan pendampingan dua kali di rumah dan dua kali di sekolah. Saat di rumah, mereka mengamati cara pengolahan makanan, menilai kebersihan dapur, dan memberikan saran terkait peningkatan kualitas higiene.

Pendampingan ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk langsung mempraktikkan pengetahuan yang baru mereka pelajari, serta mendapat masukan secara langsung dari tim ahli.

Adakan Diskusi untuk Memecahkan Hambatan

Diskusi terbuka antara peserta dan tim pelatih sangat membantu dalam mengidentifikasi hambatan yang mungkin dihadapi pedagang makanan dalam menjaga higiene dan sanitasi. Dalam program ini, diskusi dilakukan di aula sekolah, di mana para pedagang berbagi pengalaman dan kesulitan yang mereka hadapi dalam menjalankan praktik higiene.

Trik ini sangat efektif untuk mendorong partisipasi aktif peserta, sekaligus memberikan solusi yang lebih personal dan sesuai dengan kondisi di lapangan.

Berikan Penilaian dan Umpan Balik Berkala

Sistem penilaian yang diterapkan dalam program ini berfungsi untuk memantau perkembangan peserta selama pelatihan. Penilaian dilakukan menggunakan form yang mencakup berbagai aspek higiene dan sanitasi, seperti kebersihan lingkungan dapur, penggunaan sarung tangan, serta cara penyajian makanan. Setelah penilaian, tim pelaksana memberikan umpan balik yang konstruktif untuk membantu peserta memperbaiki kekurangan mereka.

Dengan memberikan umpan balik secara berkala, peserta lebih termotivasi untuk terus meningkatkan kualitas kerja mereka.

Pantau Perubahan Keterampilan dan Pengetahuan Peserta

Salah satu indikator keberhasilan pelatihan adalah perubahan keterampilan dan pengetahuan peserta setelah program selesai. Dalam pelatihan ini, diketahui bahwa para pedagang makanan menunjukkan peningkatan signifikan dalam hal kebersihan dapur, pemilihan bahan makanan yang lebih baik, serta penggunaan peralatan yang lebih higienis.

Pemantauan ini sangat penting untuk memastikan bahwa pelatihan memberikan dampak jangka panjang dan bukan hanya perubahan sementara.

Program pelatihan higiene dan sanitasi di kantin SD Muhammadiyah 1 & 2 Sidoarjo memberikan dampak positif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pedagang makanan. Dari analisis situasi hingga pendampingan praktis, keenam tips dan trik di atas dapat diterapkan dalam penelitian atau pelatihan serupa. Dengan fokus pada observasi, persiapan matang, diskusi, serta penilaian berkala, pelatihan ini berhasil memberikan perubahan signifikan pada praktik higiene dan sanitasi para pedagang.

Peneliti yang ingin mengadakan program serupa sebaiknya menyesuaikan pendekatan ini dengan kebutuhan dan kondisi lokal untuk mencapai hasil yang optimal. Dengan menjaga kebersihan dan keamanan pangan, kita dapat melindungi kesehatan konsumen, terutama anak-anak yang rentan terhadap penyakit bawaan makanan..

Sumber: Siti Cholifa Pelatihan Higiene dan Sanitasi Makanan pada Pedagang Makanan di Kantin SD

Penulis: Ayunda H

Bertita Terkini

Sectio Caesarea
Penelitian dalam Manajemen Nyeri Pasca Bedah Sectio Caesarea (SC) Sukses Membawa Dosen Fikes Raih Gelar Doktor
March 8, 2025By
kompetensi
Meningkatkan Kompetensi! Mahasiswa Profesi Kebidanan Umsida Siap Hadapi Praktik di Puskesmas
February 8, 2025By
Pra Klinik Kebidanan Umsida Bekal Penting Sebelum Terjun ke Lapangan
February 3, 2025By
dok fikes kelulusan
2 Kunci Utama untuk Lulusan Fikes Umsida: Profesionalitas dan Nilai Keislaman
December 30, 2024By
sumber AI pemeriksaan
Metode Pemeriksaan Hemoglobin: Membandingkan POCT dan Sianmethemoglobin pada Ibu Hamil
December 8, 2024By
sumber pexels menyusui
Teknik Menyusui yang Benar: Solusi untuk Keberhasilan ASI Eksklusif
November 28, 2024By
sumber Alodokter pare
Transformasi Keripik Pare Desa Jiken Dari Tradisional ke Modern
November 17, 2024By
dok pexels pelatihan
Sukseskan Posyandu, Kader Desa Ketimang Dibekali Pelatihan Deteksi Perkembangan Anak
September 4, 2024By

Prestasi

dok istimewah inovasi
Inovasi Laboran Umsida: Manekin Akupresur dengan Indikator LED Lolos Kilab 2024
November 15, 2024By
dok istimewah prestasi
Wisuda dengan Pencapaian Gemilang: Kisah Mahasiswi Kebidanan Umsida dalam Meraih Prestasi Nasional
October 29, 2024By
Menggandeng 2 Mahasiswi MIK, Prodi DIII Kebidanan Menang Lomba Video InfoBidan
April 17, 2019By
Mengenal Lhufi Afriyani, Lulusan Terbaik Prodi DIII Kebidanan Tahun 2018
November 20, 2018By

Riset dan Inovasi

Murottal Al-Qur'an
Manfaat Murottal Al-Qur’an untuk Ibu Hamil dalam Menjaga Ketenangan Mental
March 14, 2025By
Gizi Anak
Pentingnya Gizi Anak dengan Pemberian Nutrisi Tepat untuk Pola Makan Sehat
March 2, 2025By
deteksi dini
Kader Posyandu Jadi Garda Terdepan, Deteksi Dini Perkembangan Balita untuk Masa Depan yang Lebih Sehat
February 24, 2025By
HAMIL
Cegah Anemia Selama Kehamilan untuk Lindungi Ibu dan Bayi dari Risiko Ketuban Pecah Dini
February 19, 2025By
sumber pexels suntik
Efek Samping KB Suntik Kombinasi: Solusi dan Harapan untuk Keberlanjutan Program KB
December 28, 2024By
sumber AI posyandu
8 Tips Praktis untuk Meningkatkan Kesehatan Lansia di Posyandu Desa
December 14, 2024By
sumber pexels aromaterapi
Keunggulan Aromaterapi Lemon dalam Menurunkan Mual Muntah pada Ibu Hamil Trimester Pertama
October 4, 2024By
sumber pexels lansia
Keunggulan Riset dalam Meningkatkan Kesehatan Lansia melalui Edukasi dan Pemeriksaan Kesehatan Rutin di Posyandu Desa Jiken
September 22, 2024By